Akhlak rasul terhadap istrinya

//Akhlak rasul terhadap istrinya

Akhlak rasul terhadap istrinya

  1. Nabi Muhammad SAW selalu bersikap lembut dan santun pada istrinya.
    Rasulullah SAW senantiasa memperlakukan istrinya dengan penuh keistimewaan. Walaupun Beliau merupakan pemimpin umat islam yang paling tertinggi, bahkan ketika pada saat itu Nabi Muhammad SAW merupakan pemimpin terbesar di muka bumi.
  2. Nabi Muhammad SAW sangat marah kepada suami yang terlihat sedang menganiaya istrinya.
    Pada suatu saat Rasulullah SAW melihat seseorang yang sedang memukul istrinya. Dan saat itu Nabi pun menegurnya, “Kenapa engkau memukul istrinya?”. “Istriku membandel sudah diberi nasihat namun ia tetap keras kepala! Sehingga aku pukul dia.” jawab orang tersebut. “Aku tidak menanyakan alasanmu, tetapi aku bertanya kenapa kamu memukul teman tidurmu sekaligus ibu dari anak-anakmu?”.
  3. Nabi Muhammad SAW tidak pernah mendesak kepada istrinya untuk selalu menyediakan makanan.
    Ketika itu Rasulullah SAW pulang di waktu pagi. Karena Nabi merasa sangat lapar, namun Nabi melihat tidak ada apapun untuk sarapan. Rasulullah SAW pun bertanya kepada Aisyah RA, “Wahai Khumaira, belum ada sarapankah?”. Aisyah RA pun menjawab, “Belum ada Wahai Rasulullah.” Nabi pun berkata, “Baiklah kalau begitu hari ini aku puasa saja.” Tidak ada raut kesal yang tergambar pada wajah Rasulullah saat itu.
  4. Nabi Muhammad SAW senantiasa memanggil istrinya dengan panggilan yang mesra.
    Khumaira merupakan panggilan mesra yang selalu Rasulullah SAW ucapkan untuk memanggil Aisyah RA yang memiliki arti pipi yang kemerah-merahan.
  5. Nabi Muhammad SAW tidak canggung untuk membantu istrinya memasak di dapur. 
    Jikalau Rasulullah SAW pulang, tapi belum ada makanan yang sudah siap dimasak untuk dimakannya. Maka Nabi akan menyingsingkan lengan bajunya sambil tersenyum untuk membantu istrinya di dapur.
  6. Nabi Muhammad SAW senantiasa bertanggung jawab mencarikan nafkah untuk keluarga.
    Untuk mencukupi keperluan keluarganya, Nabi selalu memerah sendiri susu kambing untuk selanjutnya dijual atau dikonsumsinya bersama.
  7. Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyusahkan istri.
    Rasulullah SAW selalu menambal sendiri pakaiannya yang sudah koyak tanpa harus menyuruh istrinya.

Sekian kisah romantis Nabi Muhammad SAW kepada para istrinya yang ditandai dengan akhlak Nabi yang sungguh mulia terhadap para istrinya. Akhlak Rasulullah itu sudah diteladani oleh para sahabatnya. Dan seharusnya kita pun sebagai umatnya harus bisa meneladani Nabi untuk bisa memuliakan istri. Wallahu a’alam.

2017-10-10T04:15:50+00:00